top of page

Mengapa ubur ubur tidak punya otak?


Hai Biemers! Pernahkah kalian melihat ubur-ubur melayang dengan elegan di akuarium atau video dokumenter laut? Makhluk transparan ini tampak seperti alien dengan tentakel menjuntai, tapi ternyata ada satu fakta unik yang bikin mereka makin menarik yaitu ubur-ubur tidak punya otak! Mereka hidup tanpa "pusat komando" yang kita anggap umumnya sangat penting. Gimana ceritanya mereka bisa bertahan hidup bertahun-tahun tanpa otak? Mari kita bedah rahasianya!


Kalau dipikir-pikir, otak itu penting banget buat makhluk hidup. Kita pakai otak untuk berpikir, bergerak, makan, bahkan bikin keputusan seperti "Makan mie  atau nasi ya hari ini?" Tapi, ubur-ubur hidup tanpa itu semua. Kenapa? Karena mereka nggak perlu berpikir atau memutuskan apa pun. Hidup ubur-ubur simpel banget. Mereka hanya butuh makan, bergerak, dan berkembang biak. Dan untuk melakukan itu semua, mereka nggak memerlukan otak. Sebagai gantinya, mereka punya sesuatu yang disebut nerve net.


Ada jaringan saraf kecil yang tersebar di seluruh tubuh ubur-ubur. Inilah yang  disebut nerve net. Sistem ini bekerja seperti sekumpulan sensor otomatis yang bereaksi langsung terhadap rangsangan.


Misalnya, ketika mangsa menyentuh tentakelnya, sel khusus bernama cnidocytes akan membuat ubur-ubur melepaskan racun tanpa perlu berpikir dua kali.  Jadi, meski mereka nggak punya otak, mereka tetap bisa berburu dengan sangat efisien.


Ada juga sel saraf sensorik yang terhubung dengan nerve net yang membantu ubur-ubur merasakan lingkungannya. Misalnya, mereka memiliki kemampuan untuk mendeteksi cahaya dan pergerakan di sekitar mereka. Ini sangat penting bagi ubur-ubur yang sering hidup di kedalaman laut yang gelap. Sel saraf sensorik mereka bisa mendeteksi perubahan cahaya, yang membantu mereka mencari lokasi yang tepat untuk berburu atau menghindari predator.


Selain nggak punya otak, ubur-ubur juga nggak punya jantung, paru-paru, atau organ kompleks lainnya. Lalu, gimana caranya mereka bisa hidup? Jawabannya ada di tubuh transparan mereka yang 95% terdiri dari air. Nutrisi dan oksigen langsung diserap melalui kulit mereka. Tubuh mereka juga dirancang untuk hemat energi loh! Gerakan ubur-ubur yang melayang-layang di air sebenarnya adalah hasil dari kontraksi tubuh berbentuk lonceng mereka. Dengan cara ini,  mereka bisa bergerak tanpa mengeluarkan banyak tenaga. Ubur-ubur juga  memiliki kemampuan untuk berkembang biak dengan cara yang sangat  cepat dan efisien. Beberapa spesies bahkan bisa berkembang biak secara  aseksual seperti spesies ubur-ubur Turritopsis dohrnii. Artinya mereka bisa membuat salinan diri mereka sendiri tanpa perlu pasangan dengan melakukan pembelahan!


Nah Biemers, sekarang gaperlu bingung lagi deh kalo liat ubur-ubur!


Referensi :



Nama Penulis              : Sylviana Hannyca Ho

Nama Editor                 : Bunga Joana Jonathan

Comentários


Subscribe to Journal is Me Blog

Langsung subscribe dan temukan informasi terbaru bersama Journal Is Me

  • Instagram

© 2024 by JournalisMe.

Alamat : Universitas Bunda Mulia Tower, Alam Sutera, Jl. Jalur Sutera Bar. No.Kav.7-9, Panunggangan Tim., Kec. Pinang, Kota Tangerang, Banten 15143

bottom of page