Lebih Dari Sekadar Angpao: Makna Tradisi Imlek yang Perlu Kamu Tahu
- Percee Magz
- Feb 7
- 2 min read

Tahun Baru Imlek adalah perayaan pergantian tahun baru berdasarkan kalender China. Setiap tahunnya, perayaan Imlek ini jatuh di tanggal yang berbeda-beda dan di tahun 2025 ini jatuh tepat pada tanggal 27 Januari. Apakah kalian pernah terpikirkan alasan kenapa pada saat Tahun Baru Imlek, Masyarakat Tionghoa selalu berbagi angpao (amplop merah) antar keluarga ataupun teman?
Nah, di balik dari kebahagiaan yang diterima ketika menerima angpao ataupun kebersamaan yang dirasakan ketika berkumpul dengan keluarga, ada tradisi yang sudah tertanam sejak lamanya oleh para leluhur yang memiliki makna mendalam, lho! Berikut ini adalah 3 tradisi yang dilakukan ketika menyambut Sincia (Tahun Baru Imlek) beserta penjelasannya.
1. Berbagi Keberuntungan di Tahun Baru
Angpao (amplop merah) biasanya diberikan oleh orang yang sudah menikah kepada anak-anak atau orang yang lebih muda. Angpao bukan hanya sekadar berbagi uang, tetapi juga sebagai tanda agar keberuntungan menyertai kita semua di tahun yang baru ini.
Angpao menjadi simbol harapan akan kebahagiaan dan kesuksesan. Fakta menariknya, angpao hanya boleh diberikan oleh orang yang sudah menikah karena ada kepercayaan kalau memberi angpao saat belum menikah akan susah dapat jodoh, jadi selamat ya buat para kaum jomblo!
2. Kebersamaan saat Bertemu Keluarga
Istilah “Family is Everything” itu benar apa adanya, lho! Terutama saat Imlek ini, banyak sekali orang yang berbondong-bondong untuk pulang ke kampung halamannya masing-masing. Imlek selalu menjadi waktu yang spesial untuk bertemu, bercengkrama, dan menghabiskan waktu bersama dengan keluarga.
Terutama saat malam sebelum Tahun Baru, ini adalah momen penting bagi keluarga untuk berkumpul dan makan malam bersama yang menjadi salah satu rutinitas yang wajib dilakukan untuk melambangkan hubungan keluarga yang erat.
3. Bersih-Bersih Rumah
Sebelum hari Imlek, keluarga Tionghoa memiliki kebiasaan untuk mengajak sekeluarga untuk membersihkan rumah secara menyeluruh, kegiatan ini dianggap sebagai tanda untuk membuang sial dan menyapu nasib buruk.
Dengan membersihkan rumah, memiliki makna untuk memantaskan diri untuk menerima keberuntungan dan kebahagiaan baru yang akan datang kedepannya. Namun, perlu diingat kalau ini perlu dilakukan sebelum Imlek, jika bersih-bersih saat Imlek malah dianggap membuang rezeki.
Itulah makna-makna dari tradisi Imlek yang perlu kamu tahu. Tradisi-tradisi inilah yang memperkuat hubungan antarkeluarga dan menciptakan momen-momen bersama yang menjadi kenangan keluarga ke depannya. Maka dari itu, mari kita lestarikan tradisi ini bersama-sama sampai ke generasi berikutnya.
Selamat Hari Raya Imlek!
Referensi:
Penulis: Cassandra Geraldine Felani
Editor: Florencia Karuna Suherman
Comments