
Foto: Antara
Mari mengingat layangan, salah satu permainan tradisional yang kembali ramai dimainkan saat pandemi COVID-19 ini. Kini, layangan kembali menjadi trend tersendiri baik dari kalangan anak-anak hingga dewasa.
Tren ini sudah mulai ketika libur sekolah ditetapkan akibat pandemi COVID-19. Banyak masyarakat dari berbagai kalangan umur ikut meramaikan tren ini untuk mengisi waktu senggang mereka di era New Normal yang ditetapkan pemerintah.
Yang menarik adalah layangan yang dimainkan memiliki berbagai macam bentuk dan model. Seperti layangan berbentuk manusia, pakaian, hingga salah satu hantu di Indonesia.
Tapi Biemers, bermain layangan juga harus hati-hati loh! Beberapa kecelakaan terjadi akibat benang layangan yang terkadang melintang di tengah jalan.
Selain itu, benang memiliki sifat yang cukup tajam dan terkadang tidak terlihat karena ukurannya yang kecil dan tipis.
Dilaporkan sudah ada beberapa kecelakaan yang diakibatkan oleh benang layangan ini, salah satunya menewaskan pengendara motor setelah lehernya terjerat benang layangan.
Benang layangan juga dapat menganggu aliran listrik, sehingga Pihak PLN sendiri menghimbau agar masyarakat tidak bermain layangan di sekitar aliran listrik. Selain mengganggu aliran listrik, hal ini dihimbau untuk menghindari hal yang tidak diinginkan.
Biemers, siapa yang mengikuti tren layangan ini? Tetap ikuti peraturan dan mari menjaga keselamatan satu sama lain dengan berhati-hati saat bermaim layangan!
Penulis : Catherine Winola
Sumber : Halo Semarang.
Comments