Resign Massal, Kantor Twitter Ditutup
- Percee Magz
- Nov 20, 2022
- 2 min read

Ultimatum keras oleh Elon Musk yang menawarkan pilihan karyawan kerja “hardcore” atau mengundurkan diri dan diberi pesangon. Ratusan karyawan Twitter lantas mengundurkan diri, dan beramai-ramai menulis opini di Twitter bahwa mereka telah mengajukan resign setelah Musk memberikan ultimatum tersebut.
“Ke depan, untuk membangun twitter 2.0 dan sukses di dunia yang semakin kompetitif, kita perlu untuk benar-benar hardcore. Ini artinya bekerja dalam jam kerja Panjang di intensitas tinggi. Hanya perform istimewa akan lolos passing grade.” Tulis orang terkaya dunia itu di email pegawai.
Karyawan pun diberi tenggat waktu untuk mematuhi perintah tersebut dengan menekan tautan yang dikirim. Akan tetapi sebelum itu, New York Times melaporkan ratusan pegawai memilih resign saja dengan pesangon 3 bulan gaji.
Di sisi lain, Musk memilih untuk menutup kantor Twitter hinggah pekan depan, sebagaimana dilansir LBC, Jumat (18/11/2022). Musk tidak merinci alasan mengapa kantor Twitter ditutup.
Eksodus karyawan yang resign kabarnya sangat besar, di mana yang berkomitmen untuk mengikuti perintah Elon Musk agar bekerja keras dengan jam kerja Panjang hanya separuh dari total 4.000-an karyawan yang masih ada.
Menurut The New York Times, Musk dan timnya mengadakan pertemuan minggu ini dengan beberapa karyawan yang ragu-ragu untuk mencoba dan meyakinkan mereka untuk tetap tinggal.
Sebelumnya, Elon Musk juga telah memberi ultimatum agar karyawan bekerja di kantor atau mereka akan dipecat. Padahal sebelumnya, Twitter longgar dalam membebaskan karyawan WFH.
Bukan hanya itu saja, setelah resmi membeli Twitter, Musk juga langsung memecat separuh dari karyawan. Bahkan di hari pertamanya menjadi bos, Musk memecat beberapa eksekutif puncak. Beberapa petinggi Twitter lantas dengan sukarela ikut mengundurkan diri.
Namun, beberapa waktu kemudian, Twitter Kembali meminta beberapa karyawan yang telah dipecat untuk Kembali bekerja dengan alasan kebutuhan di sejumlah posisi.
Sumber foto : Google
Sumber : Kompas.com dan Inet.detik.com
Penulis : Samantha Devi
Editor : Hasita Ariya Visakha
Comments