top of page

History: Penguin, Si Hewan Lucu Yang Melindungi Teman-Teman

Siang hari, saya melihat sebuah video unik. Ini mengisahkan tentang kebersamaan penguin di Kutub Selatan. Mereka berjalan dengan amat pelan menuju tempat persinggahan. Beberapa di antara mereka, ada yang menyelancarkan perut di atas es. Itu membuat saya sungguh terasa geli. Mereka terlihat kompak sekali.



Tiba-tiba, ada seekor burung sebagai predator datang. Dia mencoba untuk menganggu koloni penguin. Satu cuplikan video menayangkan predator hendak menggigit leher salah satu di antara mereka. Sangat ironi sekali burung hitam itu menjebaki mereka.


Namun, teman-teman lainnya berusaha untuk mencegahnya. Mereka langsung menganggu serangan burung tersebut dengan paruh mulutnya yang amat panjang sehingga predator tersebut tidak berhasil menggangu penguin. Di satu sisi, keluarlah satu penguin dari tim. Dia mengepakkan sayapnya untuk mencegah burung predator masuk. Dialah menjadi tokoh unik dalam video tersebut.


Meskipun begitu, ada burung penyelamat lagi yang mampir. Burung ini sejenis Adeleine, burung subur di antara para penguin. Sebab dia hadirlah, maka burung predator itu tidak mengacaukan mereka kembali. Akhasil, dia pulang ke asalnya. Begitu juga dengan para penguin.


Kisah ini ingin menunjukkan bahwa nyata sekali ada pada kehidupan kita. Para tenaga medis, dosen, dan orang-orang yang masih mau bekerja ialah penyelamat kehidupan dunia. Mereka adalah penyelamat bumi. Mereka adalah orang-orang yang patut kita hargai pekerjaannya.



Kisah seekor penguin yang menyelamatkan teman-temannya (Youtube.com)


Penulis: Tesalonika Hasugian

Comments


© 2023 by Chery Jones. Proudly created with Wix.com

bottom of page