KASUS HILANGNYA TUMBLER TUKU DI KAI COMMUTER HINGGA PETUGAS KRL DIPECAT
- Percee Magz

- Nov 30, 2025
- 2 min read
Pada Senin (24/11/2025) seorang ibu bernama Anita Dewi mengaku kehilangan cooler bag berisi tumbler saat pulang kerja menggunakan KRL rute Tanah Abang, Rangkasbitung. Karena kehilangan tersebut, Anita Dewi melaporkan kehilangannya ke petugas terkait mengunggah keluhannya di akun Threads @anitadwdl.
Setelah laporan terkait masuk, admin PT KAI bergerak cepat dengan menghubungkan Anita dengan pihak Commuter Line untuk segera mendapatkan kejelasan terkait barangnya yang tertinggal itu.
Anita merasa lega setelah mengetahui jika cooler bag miliknya sudah diamankan oleh petugas KAI malam itu.
Keesokan harinya, tepatnya pada hari Selasa (25/11/2025), sepulang kerja Anita mendatangi Stasiun Rawa Buntu untuk mengambil cooler bagnya. Namun, ketika dicek, Anita tidak mendapati tumbler Tuku yang seharusnya ada di dalamnya.
Anita meminta penjelasan dari petugas yang jaga saat itu, bernama Argi. Anita dan suaminya menuntut PT KAI untuk melakukan pengecekan CCTV demi mengungkap siapa pelaku pengambilan tumbler itu. Namun, Argi menghubungi Anita dan suaminya lewat pesan di WhatsApp. Ia menjelaskan jika untuk membuka CCTV harus melalui berbagai prosedur termasuk laporan ke kepolisian. Argi menawarkan jalan tengah untuk mengganti saja tumbler Anita yang hilang dengan nominal Rp300.000,00
Namun, Anita dan suaminya tetap ingin masalah ini diusut hingga tuntas dan ada bentuk pertanggungjawaban dari PT KAI karena barang yang tertinggal berkurang isinya.
Karena tidak menemukan jalan damai, Argi kemudian menulis pesan bahwa ia kemungkinan akan diberhentikan oleh PT KAI karena tidak melakukan pekerjaan sesuai Standard Operating Procedure (SOP).
Argi mengakui jika seharusnya sesuai SOP, ketika menerima barang tertinggal harus dicek terlebih dahulu isinya. Argi tidak melakukan pengecekan karena menurutnya suasana stasiun sedang ramai kala itu.Banyak warganet yang sudah beranggapan bahwa pemecatan ini terlalu sembrono dan sepele, karena hanya kehilangan tumbler seseorang harus kehilangan pekerjaannya. Warganet mulai menghujani kritik ke PT KAI dan Anita Dewi karena kasus ini. Hingga unggahan Threads Anita Dewi kini telah dihapus.Namun, dalam siaran pers pada Jumat (28/11), PT KAI menegaskan bahwa petugas yang bersangkutan, Argi, masih berstatus sebagai pegawai aktif dan tidak diberhentikan, menyusul simpang siur informasi pemecatan yang berkembang di media sosial.Dalam klarifikasinya, KAI menegaskan tiga poin penting terkait status petugas tersebut:
Petugas masih bekerja secara normal sebagai pegawai KAI Wisata dan tidak diberhentikan.
Proses pemeriksaan internal sedang dilakukan secara komprehensif serta berimbang.
Jika ditemukan pelanggaran, perusahaan akan memberikan pembinaan atau sanksi sesuai aturan yang berlaku.
Mengetahui klarifikasi dari pihak PT KAI, warganet merasa lega karena Argi tak kehilangan pekerjaannya hanya karena sebuah tumbler. Di sisi lain, pada Jumat (27/11/2025) perusahaan tempat di mana Anita Dewi bekerja, yakni Perusahaan pialang asuransi PT Daidan Utama mengeluarkan pernyataan bahwa mereka telah memecat Anita Dewi setelah kontroversi kehilangan tumbler ini. Langkah pemecatan diambil Daidan Utama dengan dalih bahwa sikap Anita dianggap tak sesuai dengan nilai-nilai dan budaya kerja yang dianut perusahaan.
Melalui akun instagram @daidanutama mereka menyatakan bahwa mereka cukup prihatin atas pemecatan karyawan PT KAI dan sangat mengapresiasi setiap tindakan empati dan solidaritas atas kasus ini; Bukti dan informasi yang bersangkutan sudah diterima oleh PT Daidan Utama untuk memberikan sanksi kepada yang bersangkutan; Tindakan yang telah dilakukan Anita Dewi ridak merepresentasikan nilai-nilai dan budaya kerja perusahaan; PT Daidan Utama telah melakukan proses investigasi mengenai peristiwa ini dan mengambil tindakan sesuai dengan peraturan yang berlaku; Dengan ini PT Daidan Utama menginformasikan per tanggal 27 November 2025, Anita Dewi sudah tidak bekerja lagi di perusahaan PT Daidan Utama.Referensi:
Penulis : Jolin Yolanda Calista



Comments